Webfic
Buka aplikasi Webfix untuk membaca lebih banyak konten yang luar biasa

Bab 26

Begitu keluar dari vila, para polisi di luar langsung berbondong-bondong menerjang dan menekan Haris ke lantai. Kedua orang tua Keluarga Siswanto memandangnya dengan perasaan yang masih diliputi ketakutan. Wendy menyerahkan Nina kepada Bu Karen, lalu menoleh dan melirik Haris yang dibawa pergi. "Dia seharusnya akan dideportasi kembali ke tanah air." Bu Karen menatap Haris dengan marah, sampai-sampai orang yang biasanya berpendidikan dan santun itu pun mulai memaki. "Dideportasi pulang itu bagus. Sebaiknya seumur hidup jangan pernah muncul lagi di depan kami." Peristiwa hari ini benar-benar mengguncang jiwanya. Yogi melirik wajah Wendy yang masih terlihat kurang sehat, lalu menyodorkan sebotol air padanya. "Kamu nggak apa-apa?" Wendy menggeleng pelan dengan senyum getir. Meski tampak tenang di luar, sebenarnya Wendy tidak baik-baik saja. Obsesi dan kegilaan Haris membuatnya masih merasa takut. Tindakan memohon rujuk itu juga membuat Wendy terus teringat pada masa lalu yang penuh kesedih
Bab Sebelumnya26/26
Bab selanjutnya

Klik untuk menyalin tautan

Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik

Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda

© Webfic, hak cipta dilindungi Undang-undang

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.