Bab 13 Sama Indahnya Seperti Sepuluh Tahun Lalu
Setelah pulang, Ayah makin bingung. Tania sengaja membuat kartu yang digantungkan di leher ayahnya, tertulis alamat dan kontak. Namun meski begitu, Tania tetap tidak berani lengah, sesekali harus terus memastikan ayahnya ada di dekatnya.
Di rumah ada seorang bocah besar yang seperti anak nakal, dan seorang ibu hamil, membuat pekerjaan Bu Lanny meningkat pesat. Dia tidak hanya mengawasi keduanya agar tetap bergerak cukup, tetapi juga setiap hari membuat variasi menu bergizi.
Tidak lama, tubuh Tania mulai terlihat lebih berisi.
"Bu! Sepertinya aku bertambah gemuk lagi!"
"Itu karena cucuku tumbuh, jangan kira dirimu masih gadis remaja berumur tujuh belas delapan belas tahun sehingga harus diet menjaga bentuk tubuh. Kalau aku tahu kamu diam-diam diet, awas kamu!"
"Oh." Tania menjawab sambil menunduk menepuk-nepuk lemak di pinggangnya. "Bu, bajuku sudah nggak muat lagi, temani aku beli beberapa pakaian, ya."
"Beberapa hari ini ada seminar di sekolah, banyak murid mencariku. Minta Cedric saj

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda