Bab 10
Tahun aku meninggalkannya, ayahku dibunuh oleh buronan.
Ibuku menjadi gila, setengah tahun kemudian meninggal dunia.
Aku hidup sendirian di kawasan kumuh.
Saat Sebastian melihat wajah pelaku, napasnya tercekat.
Bukan orang lain.
Dialah dalang yang dulu membuat Keluarga Armand hancur lebur.
Saat itu, di Keluarga Armand hanya tersisa Sebastian, dan dia pun jatuh sakit.
Demi memaksa Sebastian muncul, si pelaku berniat datang ke rumah untuk menculikku.
Aku akan selalu mengingat hari itu.
Aku merawat Sebastian di rumah sakit sampai malam, saat pulang ke rumah aku mendapati ayah dan ibuku tergeletak di genangan darah.
Aku berbalik hendak melarikan diri, tetapi penculik itu menyeret kakiku dan menarikku kembali.
Pelaku memakai ponselku untuk mengirim pesan kepada Sebastian agar datang ke rumahku.
Sebastian datang tepat waktu.
Pelaku menodongkan pisau ke pinggang belakangku, memaksaku menuntunnya naik ke lantai atas.
Aku berdiri di depan jendela dan mengucapkan kata-kata kejam untuk memaksanya

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda