Bab 758
Andra tersenyum padanya, lalu berkata, "Akhir-akhir ini aku sibuk dengan pekerjaan, kalau nggak dalam perjalanan, ya kerja di luar negeri, tadinya aku ingin segera menemuimu setelah pulang, sayangnya aku terlambat."
"Nggak terlambat kok," jawab Pamela.
Wajah Pamela berseri, tatapannya dipenuhi kembang api biru di langit.
Mendengar kata-kata yang keluar dari mulut Pamela, mata Andra berbinar sambil berkata, "Maksudmu aku masih punya kesempatan?"
Pamela menjawab, "Nggak. Maksudku, sekalipun nggak sibuk dan punya waktu menemuiku, kamu tetap nggak punya kesempatan."
Andra tertegun, kemudian dia tersenyum dingin sembari bertanya, "Apa aku sebegitu nggak menariknya buatmu?"
Pamela tersenyum dengan tenang, lalu menjawab, "Mungkin kamu baik, tapi ketika hatimu sudah dipenuhi seseorang, matamu nggak akan melihat kebaikan orang lain lagi."
Andra menatap dalam-dalam wajah wanita yang sedang menatap langit itu, kemudian bertanya, "Jadi, Agam orang yang sudah memenuhi hatimu itu?"
Pamela mengangguk

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda