Webfic
Buka aplikasi Webfix untuk membaca lebih banyak konten yang luar biasa

Bab 770

Pamela menguap dan berujar acuh tak acuh, "Kamu sendiri sudah bilang, itu anak adopsi, bukan anak kandung." "Setahuku, kamu yang memohon suamiku untuk menemanimu mengadopsi anak. Kamu juga bilang dia nggak perlu urus yang lain sesudah mengadopsi anak itu." "Secara logika, kamulah yang harus bertanggung jawab! Suamiku tetap bersedia untuk membantumu merawat anak itu karena baik hati, bukan karena tanggung jawab!" "Nona Kalana nggak bisa menganggap kebaikan hati suamiku sebagai suatu hal yang sudah semestinya!" Kalana kalah dalam adu mulut sehingga berpura-pura ingin menangis seakan-akan baru saja dianiaya. "Kak Pamela, aku hanya ... hanya ingin Agam tengok anak kami yang sedang sakit lagi. Kenapa kamu berbicara dengan ketus dan mengataiku seolah-olah aku adalah orang jahat?" Pamela tersenyum seraya maju, dengan erat memegang dagu Kalana yang berpura-pura kasihan. "Aku ketus? Kalau berbicara dengan logis adalah ketus menurutmu, aku beri tahu sekali lagi dengan ketus. Mulai hari ini, kala

Klik untuk menyalin tautan

Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik

Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda

© Webfic, hak cipta dilindungi Undang-undang

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.