Bab 69
Saat Cassandra masuk Paviliun Harta Karun, seseorang langsung menyambutnya sambil tersenyum ramah dan bertanya, "Nona, mau beli barang atau menjual barang?"
Sambil berbicara, pandangannya diam-diam menilai Cassandra dari kepala sampai ujung kaki.
Gaun bermerek keluaran terbaru, jelas anak orang kaya.
Namun Cassandra justru mengangkat alis dan tersenyum. "Aku datang untuk melamar kerja."
???
Melamar kerja?
Pelayan itu mengira dirinya salah dengar dan tercengang.
Namun orang-orang Paviliun Harta Karun sudah terbiasa melihat berbagai macam situasi. Setelah tersadar, dia tetap tersenyum dan bertanya, "Kalau begitu, Anda mau melamar posisi apa? Saat ini kami kekurangan dua pelayan ...."
"Aku melamar sebagai ahli penilai barang."
Cassandra berbicara tenang, tidak merasa aneh.
Namun di telinga pelayan itu, kata-kata tersebut terdengar seperti lelucon besar. Dia tertawa kecil dan berkata, "Nona, sekarang menjadi penilai barang antik memang penghasilannya bikin iri, tapi nggak semua orang bisa

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda