Bab 93
Faldano sebenarnya sama sekali tidak ingin membawanya.
Namun setelah mendengar kalimat terakhir Agatha, hatinya melunak sedikit dan berkata, "Baik, aku akan mengajakmu, tapi kamu harus janji, jangan membuat Kakek marah."
"Tenang saja, Kak Faldano. Aku nggak akan membuat masalah."
Agatha tersenyum manis.
Tentu saja dia tidak akan.
Karena dia ingin reputasi Cassandra hancur di pesta itu!
Dia akan membuat semua orang melihat betapa tidak tahu malunya Cassandra!
Membayangkan adegan itu saja sudah membuatnya bergairah dan bersemangat!
Agatha menundukkan kepala, sehingga Faldano tidak melihat kilatan perhitungan dan kebencian yang begitu kuat di matanya!
Hari ulang tahun pun tiba.
Keluarga Tanadi memesan hotel terbesar di Kota Lumora sebagai tempat perayaan. Seluruh kamar tamu sampai aula pesta disewa.
Pukul delapan malam.
Kendaraan silih berganti memasuki hotel.
Dalam sekejap, deretan mobil mewah memenuhi area depan hotel. Para tamu yang turun semuanya orang-orang terpandang di Kota Lumora.

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda