Webfic
Buka aplikasi Webfix untuk membaca lebih banyak konten yang luar biasa

Bab 17

Dia mengambil magnet kulkas yang masih menyimpan sedikit panas tubuh itu, dan berlari keluar. Namun yang terlihat hanyalah lampu belakang sebuah bus wisata yang menjauh. Malam itu, dia menginap sendirian di kamar hotel tempat Wulan pernah menginap. Di luar jendela terbentang padang es yang gersang dan langit malam yang sunyi. Dia kembali membuka akun kecil itu. Wulan baru saja memperbaruinya. Sebuah foto menampilkan aurora hijau yang menari-nari di langit malam, seperti selendang yang digerakkan oleh dewi. Keterangan di foto itu berbunyi: "Kelahiran baru." Fajar berdiri di jendela, menatap langit yang mungkin baru saja disinari aurora itu, namun saat ini hanya ada kegelapan pekat dan dingin yang menusuk. Wulan seperti aurora itu. Gemilang, bebas, namun tak terjangkau. Sementara dirinya adalah seorang pengembara yang terperangkap di padang es. Ketiga kalinya, petunjuk menjadi lebih spesifik. Sebuah pulau di Lumeria yang terkenal karena ketenangan dan tempat menyelamnya. Dalam foto itu,

Klik untuk menyalin tautan

Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik

Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda

© Webfic, hak cipta dilindungi Undang-undang

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.