Bab 534
"Merry, kok sudah lama nggak ada kabar? Kamu mau Shayne melupakanku sepenuhnya?"
Di ujung lain telepon, Yuna terdengar agak cemas.
Bukannya Yuna tidak bisa menunggu, tetapi setidaknya berikan dia batas waktu.
Kalau terus menunggu seperti ini, hatinya selalu gelisah.
Merry menggenggam ponsel dan berkata perlahan, "Aku memang mau dia melupakanmu."
"Apa!?"
"Selama ini kamu selalu berada di sekitar Shayne. Kesannya padamu memang nggak begitu baik dan setiap kali melihatmu, dia semakin nggak menyukaimu. Kehadiran orang lain terasa positif, tetapi kehadiranmu dinilai negatif."
Yuna terdiam. "Lalu berapa lama aku harus menunggu?"
"Tunggu satu atau dua bulan lagi."
Suara Yuna tiba-tiba meninggi. "Lama sekali?"
"Kalau mampu menghabiskan seluruh hidupmu bersamanya, masa menunggu beberapa bulan saja nggak bisa?"
"Nggak, bukan itu. Aku cuma merasa agak gelisah."
"Begitu kesan buruknya tentangmu memudar, yang tersisa cuma satu lompatan yang kamu lakukan malam itu. Oh iya, sudah mengerti semua yang

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda