Bab 13
Aku menendangnya dengan kesal.
"Pikiranmu berlebihan, aku cuma takut kamu mengotori mobilku."
Kedua mata Darian melebar, seolah-olah tidak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar. Dia berdiri diam di tempat, sedangkan aku meminta sopir untuk melajukan mobil tanpa memedulikannya.
Wayne duduk di sampingku sambil menepuk punggungku dengan pelan.
"Kalau kamu nggak menyukainya, aku akan buat dia menghilang dari dunia ini, ya?"
Nada bicaranya sangat lembut, tapi terdengar sedikit kejam saat mengungkit Darian.
Seolah-olah selama aku mengangguk, dia akan membuat orang itu menghilang dari dunia ini.
"Masih belum waktunya."
Aku tidak akan membiarkan Darian menghilang dengan mudah.
Aku mau mereka bermusuhan, keluarga mereka hancur dan kehilangan segalanya.
Aku juga mau mereka berdua hidup sambil merasakan penderitaan dan rasa sakit yang pernah kurasakan.
Wayne menatapku untuk waktu yang lama sambil menggenggam tanganku dengan erat.
"Baik, aku akan ikuti keinginanmu. Tapi kamu harus berjanji

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda