Bab 15
Aku tidak pernah menyangka jika dia akan memutuskan hubungan adopsinya dengan kakekku. Aku mendongak untuk menatap Wayne, lalu ekspresi terkejutku di pupil matanya.
Dia seperti geli dengan reaksiku, lalu mencubit pipiku seperti dulu.
"Tunggu sebentar."
Aku menepis tangannya, lalu bertanya dengan tidak percaya.
"Kamu serius? Apa kamu tahu apa artinya ini?"
Wayne perlahan-lahan menarik kembali tangannya.
"Tahu. Aku sudah bukan pewaris Grup Senas lagi dan cuma bawahan Pak Louis."
"Kalau gitu kamu ...."
Sebelum aku selesai bicara, Wayne kembali melanjutkan ucapannya.
"Itu nggak penting, Sharon. Pak Louis masih punya kamu, jadi posisi pewaris Keluarga Senas juga bisa diduduki olehmu."
Aku sama sekali tidak terkejut Kakek memberi posisi pewaris padaku.
Hanya saja, aku sama sekali tidak menyangka jika Wayne akan berinisiatif menyerah atas posisi itu.
Keluarga Senas adalah keluarga terkaya di Kota Aras, sedangkan Wayne adalah pewaris yang secara pribadi dididik oleh kakekku.
Selama beberapa ta

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda