Bab 104 Godaan Terang-terangan dan Rayuan Terselubung
Sejak Nando muncul, pandangan Yuri seperti terpaku padanya.
Sehari sebelum pesta ulang tahun Tuan Besar Jack, dia pernah datang ke alamat yang diberikan Adele dan tidak menyangka kalau yang membukakan pintu adalah Nando.
Saat pandangan pertama itu, jantungnya berdegap kencang, darahnya serasa mendidih.
Beberapa tahun tidak bertemu, Nando terlihat semakin dewasa dan memikat. Aura dingin dan tenangnya seperti hormon berjalan.
Daya tarik seksualnya terlalu kuat!
Sayangnya saat itu sudah terlalu malam, Yuri tidak enak berlama-lama dan jadi hanya bisa pergi lebih dulu.
Sepulangnya, dia mulai memikirkan cara untuk mengajak Nando keluar.
Tidak disangka, pagi ini Adele justru meneleponnya lebih dulu.
Melihat tatapan Yuri yang begitu terang-terangan, Adele merasa seperti ada orang yang mengincar barangnya.
Entah kenapa, dadanya terasa agak sesak.
Namun mengingat tujuan makan malam ini, dia segera menata kembali perasaannya dan tersenyum. "Kami nggak menunggu terlalu lama juga."
Nando hendak dud

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda