Bab 109 Datang Untuk Menidurimu
Kain tipis yang melekat di tubuhnya terasa menghalangi. Adele terus merobeknya.
Tiba-tiba, terdengar suara pria yang menjijikkan di telinganya. "Panas itu bagus. Nanti aku akan membuatmu sangat nyaman."
Sepasang tangan besar mendadak memeluknya.
Adele menggigil hebat, membuka mata dan melihat seorang pria sedang meraba tubuhnya.
Dia berteriak panik dan mendorongnya sekuat tenaga. "Siapa kamu? Kamu mau apa?"
Pria itu telanjang bulat, hanya bagian bawahnya yang tertutup celana dalam segitiga.
Celana itu sudah menggembung, sama sekali tidak bisa menutupi warna gelap di dalamnya.
Adele merasa jijik. Dia ingin melompat turun dari ranjang dan kabur, tapi tubuhnya lemas tak berdaya.
Pria itu mendekat dengan tatapan mesum. Seiring langkahnya, benda itu ikut bergoyang.
"Siapa aku nggak penting. Yang penting, aku datang untuk menidurimu."
Dalam sekejap, pria itu kembali memeluk Adele dengan tergesa-gesa. "Sayang, cepat lepas bajumu. Aku sudah nggak sabar."
Adele meronta. "Pergi! Jangan sentuh ak

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda