Bab 38 Takjub dengan Aktingnya
Malam ini, Nando mengenakan kemeja hitam yang memancarkan kesan elegan sekaligus berkelas. Berbeda dengan kemeja putih yang biasa dia kenakan, kesan hangatnya kini memudar, berganti dengan aura dingin dan berwibawa.
Sosoknya bagaikan penguasa yang mendominasi, membawa tekanan tak kasat mata yang sanggup membuat siapa pun sulit bernapas.
Dia melangkah masuk, tubuh tegapnya langsung melindungi di depan Adele, memastikan wanita itu berada dalam area yang aman.
Hati Adele menghangat.
Tidak peduli berapa tahun telah berlalu, Nando selalu melindunginya seperti ini.
Namun, bagaimana dengannya?
Dulu Adele justru menyia-nyiakan perlindungan tulus itu, bersikeras mengejar James hingga hancur sebelum akhirnya tersadar.
Benar-benar tidak tahu terima kasih.
Hanya Nando-lah yang selalu sabar, memaafkan, serta memanjakan Adele berulang kali.
Saat itu, relung hati Adele yang paling sensitif terusik oleh kehadiran Nando.
Adele tidak bisa menahan diri untuk mendongak, lalu mencuri pandang ke arah pria i

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda