Bab 42 Selamanya adalah Tuan Putri di Hatiku
Adele tertegun.
Meskipun sudah berstatus menikah, dia sama sekali tidak memiliki pengalaman asmara sebelum menikah dengan James.
Perubahan status setelah menikah membuat Adele cepat beradaptasi dengan rutinitas rumah tangga. Namun, getaran cinta yang tersembunyi di lubuk hatinya hanya terpaku pada kekaguman sepihak pada suaminya. Adele belum pernah benar-benar mencicipi manisnya gairah saat jatuh cinta.
Sekarang, hanya dengan godaan halus dari Nando, wajah mungil Adele langsung merona dalam sekejap.
Jantungnya berdetak kencang, sementara dia hanya bisa menatap wajah tampan Nando dengan tatapan kosong.
"Ya, rasanya memang cukup manis," ujar pria itu.
Nando mengunyah potongan wortel itu dengan gerakan yang elegan.
Adele segera memalingkan wajah, lalu bergegas menuju kompor dengan canggung. "Biar aku saja yang memasak. Aku lapar sekali."
Ketika melihat Adele dengan mahir menyalakan api, Nando teringat malam saat mereka bertemu di bar. Saat itu, Adele yang mabuk meracau tentang betapa bany

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda