Bab 52 Gairah Membara di Dalam Ruangan
Begitu James pergi, Anggita pun menyusul naik ke lantai atas dengan alasan tidak enak badan.
Nyonya Siska meminta Adele untuk mengabaikan mereka, lalu berkata dengan senyum hangat, "Adele, habiskan supnya, lalu makanlah lebih banyak daging sapi ini."
Adele tidak tega menolak kebaikan Nyonya Siska, jadi dia akhirnya meminum habis sup itu.
Nyonya Siska terus mengambilkan lauk untuknya.
Bahkan dia mengingatkan agar malam ini Adele tidur bersama James.
Adele menyetujui secara lisan, tetapi dia sama sekali tidak berniat melakukannya.
Windy yang duduk di samping mendengus dingin. "Ibu, jangan membuang-buang tenaga. Kalau Adele memang bisa hamil, dia pasti sudah hamil dari dulu."
"Tutup mulutmu!"
Nyonya Siska membentaknya dengan wajah masam.
Windy yang merasa kesal langsung membanting sendoknya ke meja. "Aku juga sudah kenyang. Aku mau keluar jalan-jalan sebentar."
Setelah makan malam, Nyonya Siska mendesak Adele untuk segera naik ke kamar.
Adele merasa ada yang aneh. Biasanya setelah makan,

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda