Bab 55 Meronta di Atas Selimut
Adele terkejut menyadari bahwa dirinya telah berubah.
Dulu, dia bisa melakukan apa pun yang dia inginkan dengan Nando tanpa rasa khawatir.
Sekarang, dia jadi memikirkan efek negatif apa yang mungkin muncul terhadap Nando.
Bahkan saat hendak menelepon, Adele mulai ragu dan mempertimbangkan konsekuensinya.
Tiba-tiba, ponsel yang sedang Adele genggam itu bergetar.
Adele membuka pesan baru yang masuk, ternyata Nando mengiriminya pesan WhatsApp.
[Adel, sudah tidur?]
Adele dengan cepat membalas: [Cuma lagi berbaring, kalau kamu?]
Nando tidak membalas, melainkan melakukan panggilan video.
"Aku masih lembur di kantor. Kamu mau lihat ruang kantormu nggak?"
Di layar ponsel terpampang wajah Nando yang tampan dan berwibawa. Pria itu tampak sedang duduk di mejanya. Jendela besar yang terbentang dari langit-langit ada di belakangnya, menawarkan pemandangan kota malam yang ramai.
Adele langsung tahu kalau itu bukan ruang kantor Nando.
"Apa itu ruang kantorku?"
Nando pun bangkit berdiri dari kursinya

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda