Bab 76 Pertempuran di Papan Catur
Adele berdiri di tengah kerumunan dan merasa seolah ribuan mata tertuju padanya.
Terutama Tuan Besar Jack dan anggota Keluarga Perlin di sekitarnya. Mereka semua menatapnya, membuat Adele merasa sangat gugup dan harus susah payah tetap tersenyum.
"Tuan Besar Jack, ini adalah hadiah ulang tahun dari Keluarga Suria. Kami harap Tuan Besar menyukainya."
Adele membuka kotak brokat itu dan aroma obat yang menyegarkan pun tercium. Aromanya begitu menenangkan dan langsung membuat rileks.
James dan Anggita berjingkat ke depan.
Ketika James melihat bahwa kotak brokat itu berisi papan catur biasa, senyum sinis pun muncul di bibirnya.
Jelas-jelas itu bukan sesuatu yang pantas ditunjukkan ke depan umum.
Berani-beraninya Keluarga Suria memberikan hadiah seperti itu?
James menunggu hadiah Adele dilemparkan ke meja hadiah dan menunggu Adele dicemooh oleh semua orang, lalu datang memohon bantuan kepadanya.
Namun, detik berikutnya, James sontak mematung.
Tuan Besar Jack menghampiri Adele secara pribadi,

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda