Bab 233 Dibatasi ke Luar Negeri
Insiden kecil ini segera berlalu. Susan dan Jenny berencana hari ini juga kembali ke Negara Merikana, karena tinggal di Kota Jinggara tidak aman.
Setiap saat dia khawatir Hardy akan tiba-tiba muncul dan merebut anaknya.
Setelah menyiapkan semuanya, Susan membawa Yuki ke bandara.
Kali ini kepulangannya sebenarnya karena ada urusan lain. Sebagai direktur utama Perusahaan Farmasi Kidarsa, dia kembali untuk membahas masuknya obat target ke dalam asuransi kesehatan. Karena biaya penelitian obat target sangat besar, maka harga saat dipasarkan tentu tidak akan rendah.
Hanya dengan memasukkan obat target ke dalam asuransi kesehatan, lebih banyak orang yang mampu berobat.
Setelah mengirim anaknya pergi, Susan akan kembali lagi.
Namun, saat melewati pemeriksaan keamanan, petugas pemeriksa tiket melemparkan tatapan aneh ke arahnya.
Ketika mata mereka bertemu, jantung Susan langsung berdebar kencang. Mungkinkah paspornya bermasalah?
Detik berikutnya, petugas itu berkata, "Maaf, informasi identitas

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda