Bab 241 Ternyata Susan yang Memukulnya!
Susan meliriknya sekilas. "Tahu nggak kamu, dulu pernah ada orang yang memainkan trik yang sama sepertimu, merasa dengan menyeret dia keluar, aku akan mengalah. Tapi faktanya, aku punya hak untuk memilih nggak ikut bermain."
Apakah Jiana mengira dia tidak tahu maksudnya?
Dia sudah terlalu sering melihat hal semacam ini, sampai-sampai ketika melihat Jiana memakai cara seperti itu, dia merasa itu sangat rendahan.
Jiana tertegun sejenak. "Apa maksud Bu Susan?"
Susan malas berteka-teki dengannya, nadanya langsung tegas. "Soal kerja sama, kita sudahi saja sampai di sini. Aku rasa kita nggak cocok."
Susan bahkan tidak duduk sebentar pun, berbalik dan hendak pergi.
Dia sempat mengira Jiana akan memikirkan cara lain untuk melakukan negosiasi ulang, ternyata dia justru menyeret Hardy keluar.
Sayangnya, cara seperti ini hanya akan membuat Susan makin tidak tertarik untuk bekerja sama.
Melihat Susan pergi, Hardy tidak bisa lagi duduk diam dan segera mengejarnya, dia meraih lengan Susan. "Aku ngga

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda