Webfic
Buka aplikasi Webfix untuk membaca lebih banyak konten yang luar biasa

Bab 254 Kuserahkan Dia Padamu

Hardy menatapnya dengan tertegun. Seolah-olah tidak memahami apa yang dikatakan Susan, melainkan mengulangi pelan kalimat yang dia ucapkan, "Nggak akan bertemu lagi selamanya ... " Hardy berkedip, saat mendongak, air dari atas langsung mengguyur wajahnya. Dia tidak tahu apakah dirinya menangis, yang dia rasakan hanya banyak air mengalir di wajahnya. Matanya juga terasa perih luar biasa. Dia tidak tahu apa arti kalimat itu, tetapi dia bisa merasakan sikap dingin Susan, bisa merasakan ketegasan Susan. Kesedihan menyebar dari dadanya, menenggelamkan seluruh dirinya. Susan tiba-tiba merasa kakinya berat untuk melangkah. Dia menoleh menatap Hardy dan tidak bisa menahan sindiran. "Sekarang kamu berpura-pura penuh perasaan begini gunanya apa? Aku sudah nggak seperti dulu." Pandangan matanya tiba-tiba tertuju ke punggung Hardy. Pupilnya menyusut. Bekas luka itu membentang dari bahu hingga ke pinggang belakang, bisa dibayangkan betapa panjangnya lukanya saat itu. Ketika hubungannya dengan Hardy

Klik untuk menyalin tautan

Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik

Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda

© Webfic, hak cipta dilindungi Undang-undang

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.