Bab 262 Apa Kamu Tidak Merasa Malu?
Sebagai penyedia utama obat target, sekaligus konsultan utama Asuransi Wardana, Rio mengundangnya untuk mengikuti sebuah sesi wawancara khusus.
Awalnya, Susan tidak ingin datang, tetapi tidak sanggup menolak undangan hangat dari Rio.
Begitu Susan tiba di bawah gedung Grup Wardana, Rio sebagai presiden direktur secara pribadi datang menyambutnya. "Nona Susan, silakan lewat sini."
Terlihat jelas bahwa Rio sangat memperhatikan wawancara kali ini.
Memasuki ruang rapat, setelah semuanya siap, para wartawan mulai mengajukan pertanyaan, yang semuanya tergolong pertanyaan rutin.
Susan pun menjawabnya dengan tenang dan lancar. Mengenai alasan meneliti obat target, dia melakukannya demi mewujudkan keinginan Wiliam, sekaligus demi orang-orang yang menderita penyakit ini.
Para wartawan menghela napas kagum. "Nona Susan benar-benar berhati besar. Dengan niat baik seperti ini, apa pun yang Anda lakukan pasti akan berhasil."
Susan menerimanya dengan rendah hati.
Namun, seorang wartawan pria tiba-tiba

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda