Bab 20
"Hanya saja, aku ingin bilang, Keluarga Linggara dan yang lainnya nggak bisa dibandingkan dengan keluarga Wibowo. Bagaimana mungkin kami mengenal Pak Andre? Aku khawatir ada kesalahpahaman yang memengaruhi Keluarga Wibowo, itu tentu nggak baik. Mohon pengertiannya, Pak Lucas."
Setiap perkataan Sinta tampak memikirkan kepentingan Keluarga Wibowo.
Stella tahu, jika kontrak ini sampai di tangan Sinta, ceritanya pasti akan berbeda.
Sinta pandai bersilat lidah. Kemampuannya itu memang diwariskan pada Linda.
Lucas diam-diam memutar bola matanya. Apa bibi ini benar-benar gila? Beraninya dia bilang keluarga konglomerat tidak bisa dibandingkan dengan mereka?
Sebenarnya siapa yang dikatakan biasa? Penampilannya tampak kaya. Dia lebih baik ke rumah sakit untuk memeriksa kesehatan mentalnya!
Lucas tidak punya banyak waktu untuk menghadapi Sinta. Ketidaksabarannya tampak jelas di wajah. "Aku masih ada pekerjaan lain. Bibi, tolong jangan membuat keributan lagi."
Tidak lama kemudian, dia menoleh ke S

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda