Bab 57
Restoran Gaudric.
"Ini restoran keluargamu?"
"Pintar sekali," puji Julio.
Stella terdiam beberapa detik. Nama belakang Julio adalah Gaudric. Restoran ini juga bertuliskan "Gaudric". Terlihat jelas restoran ini kelas atas. Ditambah kemampuan finansial Julio, menggabungkannya tidaklah sulit.
Restoran ini hanya tidak tertulis restoran milik Perusahaan Gaudric di depan pintunya.
Dia ... benar-benar pandai memuji.
"Terima kasih atas pujiannya, Pak Julio."
Julio sudah lama memperhatikan panggilannya.
Dia menatap Stella. "Nona Stella, aku punya sebuah permintaan. Bisakah kamu memenuhinya?"
"Aku yang traktir. Kalau permintaanmu terlalu berlebihan, aku nggak bisa penuhi." Stella menarik ujung bajunya. Dia nyaris mengatakan aku tidak akan mengorbankan diriku sendiri.
Julio tertawa.
Benar saja, dia si gadis malang. Cara berpikirnya selalu unik dan sikapnya selalu punya batasan.
Berbeda dengan Linda, yang ketika melihatnya bagaikan serigala kelaparan menerkam mangsa.
Stella dibuat bingung oleh sen

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda