Bab 1937
"Apa kamu tahu betapa sombongnya bocah itu tadi?"
Rio keluar dari mobil dengan wajah muram, lalu berkata, "Pak Raka, orang itu nggak mau hidup. Kita nggak perlu bersaing dengannya. Cepat atau lambat, orang seperti itu akan bertemu dengan seseorang yang lebih kejam darinya."
"Sialan, sebaiknya jangan sampai aku melihatnya lagi lain kali!" Raka menendang botol air mineral yang tergeletak di tanah. Surya melangkah mendekat, lalu bertanya, "Rio, ada apa dengan kalian? Apa yang terjadi?"
Rio menjawab dengan wajah muram, "Aku dan Pak Raka sedang balapan mobil di luar. Di tengah jalan kami bertemu dengan seseorang yang nggak takut mati. Orang itu mengendarai McLaren. Dia mengira kami sedang menantangnya, jadi dia mengejar kami. Dia bahkan menghalangi jalan di tengah perjalanan. Pak Raka merasa nggak terima, jadi dia mau menantangnya, tapi aku menghentikannya."
"Jadi, dia sangat marah saat ini."
Surya menenangkan Raka dengan mengatakan, "Sudahlah. Raka, jangan marah lagi. Kalian hanya berkenda

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda