Bab 12
Rico tidak berhenti menatap ponselnya, tetapi permintaan pertemanannya tidak diterima.
Monica sudah tahu masalah dia dan Helena?
Bagaimana mungkin?
Rico melihat sekeliling. Ini adalah kamar pengantin yang sudah dia siapkan untuk Monica.
Dari perabotan dan peralatan hingga tulisan kebahagiaan yang ditempel di jendela, Rico sama sekali tidak bisa menemukan satu pun barang yang berhubungan dengan Monica.
Telapak tangannya sudah berkeringat, tapi kepanikannya tidak bisa dikendalikan.
Pintu didorong terbuka, dan Helena masuk.
"Kamu terus mengunci dirimu di dalam kamar, kami sangat khawatir denganmu."
Rico menatapnya dengan saksama, "Katakan padaku, bagaimana Monica mendapatkan foto-foto nikah itu?"
"Aku benar-benar nggak tahu."
Air mata Helena langsung mengalir di wajahnya, "Aku hanya membagikan foto-foto itu di akun privatku, kukira nggak ada yang bakal tahu."
"Berikan padaku, biar aku lihat."
Foto-foto yang dibagikan Helena di akun privatnya adalah beberapa foto saat muncul di hotel.
Rico

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda