Webfic
더 많은 컨텐츠를 읽으려면 웹픽 앱을 여세요.

Bab 11

Di sebuah pusat rehabilitasi di luar negeri. Alisa menggigit giginya, kedua tangan erat memegang palang sejajar. Urat di dahinya menegang, butiran keringat besar mengalir di pipi yang pucat. Dia berusaha menggerakkan kedua kakinya yang tidak ada rasa, meski hanya satu milimeter. Tapi Alisa merasa kakinya seolah bukan bagian tubuhnya, berat seperti kayu. Suara pria lembut terdengar di samping. "Santai saja, jangan memaksakan diri." Yang berbicara adalah Yoshua, koreografer utama grup tari, seorang pria sekitar tiga puluhan, berwibawa dan elegan. "Aku harus segera bisa berdiri." Alisa mengucapkan kalimat itu dengan tertahan, suaranya bergetar karena sedang mengeluarkan tenaga. Tari adalah hidupnya, dia tidak bisa menerima sisa hidup harus di kursi roda. Yoshua berjongkok, memeriksa otot kakinya dengan lembut dan profesional. "Pemulihan saraf membutuhkan waktu dan kesabaran." "Buru-buru justru bisa menyebabkan cedera sekunder." Dia menatapnya dengan tulus. "Aku telah menonton semua rekama

링크를 복사하려면 클릭하세요

더 많은 재미있는 컨텐츠를 보려면 웹픽을 다운받으세요.

카메라로 스캔하거나 링크를 복사하여 모바일 브라우저에서 여세요.

© Webfic, 판권 소유

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.