Bab 48
Bernard berjanji akan kembali dan menjemputnya ke Kota Handara.
Namun, pada malam itu, mobil mereka mengalami kecelakaan di jalan tol, dan ayah Bernard meninggal malam itu juga.
Sania menunggu selama dua tahun, tetapi Bernard tidak datang ... Jadi, pada usia 12 tahun, Sania pergi ke Kota Handara untuk mencarinya!
...
Kenangan yang menyedihkan muncul satu per satu di benak Sania.
Jantungnya terasa seperti dicengkeram oleh tangan tidak terlihat, sakitnya hampir membuatnya tidak bisa bernapas.
Sebuah aliran dingin yang sulit diungkapkan muncul dari telapak kaki, seketika menyebar ke seluruh anggota tubuh.
Dia mengira kebaikan dan kebencian bisa saling menutupi.
Namun, sekarang ... dia tidak mampu menahannya lagi.
Dia tidak mau menjadi lemah!
Keluarga Janata harus bertanggung jawab atas kematian anaknya!
Windi marah, lalu berkata sambil mengepalkan tangan, "Beraninya Keluarga Janata berbuat senekat itu. Besok aku akan mulai melawan Helen!"
Pada saat itu, Pak Yonas masuk dan bertanya dengan

링크를 복사하려면 클릭하세요
더 많은 재미있는 컨텐츠를 보려면 웹픽을 다운받으세요.
카메라로 스캔하거나 링크를 복사하여 모바일 브라우저에서 여세요.
카메라로 스캔하거나 링크를 복사하여 모바일 브라우저에서 여세요.