Webfic
더 많은 컨텐츠를 읽으려면 웹픽 앱을 여세요.

Bab 121

Keinginan terbesarnya adalah memiliki rambut panjang yang indah. Namun, kemudian gadis kecil itu meninggal, dan keinginannya pun tidak pernah tercapai. Zavier sebenarnya juga tidak sungguh-sungguh ingin dia memotong rambut, hanya sekadar berkata begitu saja. Dia berkata, "Terserah kamu." Malam ini Thalia banyak mengobrol dengan Nila dan yang lain tentang panti asuhan, suasana hatinya memang jauh lebih lega. Ketika memandang Zavier, dia teringat ucapan Nila, bahwa dia bisa mencoba meminta bantuan Zavier, karena Keluarga Wenos tidak boleh mencari masalah dengan Keluarga Jenar. Karena gugup, bulu mata Thalia terus bergetar, suaranya juga tidak terlalu alami, dia bertanya, "Aku ingat Keluarga Jenar sepertinya nggak pernah ikut serta dalam kegiatan amal, ya?" Zavier menoleh padanya. "Maksudmu apa?" "Aku ...." Thalia baru membuka mulut, tetapi tak sanggup melanjutkan. Mereka semua tahu, melakukan kegiatan amal, terutama yang sungguh-sungguh dilakukan dengan hati nurani, pasti akan menghabisk

링크를 복사하려면 클릭하세요

더 많은 재미있는 컨텐츠를 보려면 웹픽을 다운받으세요.

카메라로 스캔하거나 링크를 복사하여 모바일 브라우저에서 여세요.

© Webfic, 판권 소유

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.