Bab 144
Ucapan Zavier membuat suasana di dalam ruang rapat menjadi sangat hening.
Thalia menatap pria itu dengan linglung. Zavier juga menatap Thalia, dia bisa melihat kebingungan dan kesedihan di matanya.
Zavier menurunkan bulu matanya, telapak tangannya perlahan-lahan juga terkepal. Dia merasa seolah-olah ada sesuatu yang meremas hatinya, perasaan ini terasa sangat tidak nyaman.
Hanya saja, dia membalikkan badannya dan pergi.
Thalia tidak tahu bagaimana dia bisa meninggalkan ruang rapat. Pikirannya sangat kacau sampai tidak bisa memikirkan apa pun. Hanya saja ucapan Zavier terus terngiang-ngiang di dalam benaknya. "Aku pilih Hanisha, Thalia sama sekali nggak berbakat."
Tiara merasa marah dan juga sedih. "Ucapan pria memang nggak boleh dipercaya! Jelas-jelas mereka sudah berjanji di awal, tapi pada akhirnya mereka malah mengingkari janji mereka! Selain itu, apa maksud Dokter Zavier? Siapa yang sebenarnya merupakan pacarnya?!"
Wisnu dan Cyrus mengikuti dari belakang. Awalnya mereka ingin menje

링크를 복사하려면 클릭하세요
더 많은 재미있는 컨텐츠를 보려면 웹픽을 다운받으세요.
카메라로 스캔하거나 링크를 복사하여 모바일 브라우저에서 여세요.
카메라로 스캔하거나 링크를 복사하여 모바일 브라우저에서 여세요.