Bab 20 Panggil Aku Harvey
"Harvey!"
Lana hanya memanggilnya sekali, membiarkan air mata menggenang di matanya. Lana pernah mencintai Joshua dengan sungguh-sungguh, mencintai dengan rendah hati. Cinta bertepuk sebelah tangan memang begitu. Lana memahaminya, tetapi dia tidak bisa mengendalikannya. Jika bisa dikendalikan, itu bukanlah cinta.
Hanya saja, tak peduli bagaimanapun Lana berusaha, Joshua selalu berada di luar jangkauannya. Dia tidak seperti preman di hadapannya ini.
Joshua selalu sangat sibuk. Waktu awal mengenalnya, pria itu masih bisa bercanda dan tertawa dengannya. Masa itu adalah hari-hari paling bahagia untuk Lana.
Kemudian, Joshua menjadi makin pendiam, menjadi makin sibuk.
Saat masih muda, dia sibuk belajar. Setelah bekerja, hidupnya makin sibuk, bahkan kakinya seperti tidak pernah menyentuh tanah. Joshua ingin menunjukkan kemampuannya, membutuhkan prestasi. Waktu itu, Lana masih bisa menerimanya. Setidaknya, meski pria itu terlalu sibuk untuk mendengarkan keluh kesahnya, dia juga tidak memiliki

링크를 복사하려면 클릭하세요
더 많은 재미있는 컨텐츠를 보려면 웹픽을 다운받으세요.
카메라로 스캔하거나 링크를 복사하여 모바일 브라우저에서 여세요.
카메라로 스캔하거나 링크를 복사하여 모바일 브라우저에서 여세요.