Bab 85 Kehilangan Pekerjaan
Nadine mengumpat dalam hati, "Benar-benar kejam."
Dia tahu Ravin sengaja marah karena dia membela Marsel.
Dia tak berani memancing kemarahannya lebih jauh. Bagaimanapun, sifat Ravin yang tak terduga membuatnya takut. Kalau sampai kesal, Ravin mungkin saja langsung menyuruhnya pergi.
Akhirnya Nadine menutup mulut dan memilih diam. Sementara itu, Marsel merasa hatinya hampir membeku.
Dia sama sekali tak mengerti situasi saat ini. Melihat sikap Ravin terhadap Nadine, jangankan soal perhatian atau rasa istimewa, bahkan rasa hormat pun tidak ada.
Tapi kalau memang tidak peduli, dari mana datangnya kemarahan Ravin yang sebesar itu?
Kalau pun istrinya membuat keributan, masalah ini sudah reda dan perusahaan sama sekali tidak dirugikan. Dan kalau dirinya ada kesalahan, seharusnya tidak sampai separah ini.
Marsel berdiri di depan Ravin, merasa panik dan putus asa.
Setelah dipikir-pikir, kemarahan Ravin ini pasti ada hubungannya dengan Nadine.
Dengan hati-hati, Marsel berkata, "Aku benar-benar m

링크를 복사하려면 클릭하세요
더 많은 재미있는 컨텐츠를 보려면 웹픽을 다운받으세요.
카메라로 스캔하거나 링크를 복사하여 모바일 브라우저에서 여세요.
카메라로 스캔하거나 링크를 복사하여 모바일 브라우저에서 여세요.