Bab 31
"Ini nggak ada hubungannya dengan Faris," tegas Kayla, tidak ingin melibatkan orang lain.
"Aku nggak mengerti. Kalau kamu benar-benar ingin bercerai, kenapa masih memberiku obat?" tanya Matthew.
"Kalau aku bilang aku nggak melakukannya, apa kamu percaya?" jawab Kayla.
"Nggak!" jawab Matthew cepat.
Bukankah itu sudah jelas? Kayla membalikkan badan, enggan lagi menatap Matthew.
Matthew merasa tidak puas dengan sikap Kayla. Perlahan, tangannya mulai meraba-raba.
Kayla berusaha melawan, tetapi Matthew terlalu kuat dan membuatnya kesulitan bergerak. Akhirnya, dia menyerah.
Dengan tawa lembut, Matthew mencium leher Kayla, lalu mengangkat tubuhnya dan menatap Kayla dari bawah cahaya lampu kuning yang redup. Di balik keras kepala Kayla, Matthew melihat sisi lain dari dirinya yang begitu menggoda.
"Aku nggak akan memaksa. Nanti, akan ada waktunya kamu yang akan inisiatif duluan," ujar Matthew.
"Mimpi! Itu nggak akan terjadi," jawab Kayla kesal sambil menutupi wajahnya dengan selimut.
Matthew pu

링크를 복사하려면 클릭하세요
더 많은 재미있는 컨텐츠를 보려면 웹픽을 다운받으세요.
카메라로 스캔하거나 링크를 복사하여 모바일 브라우저에서 여세요.
카메라로 스캔하거나 링크를 복사하여 모바일 브라우저에서 여세요.