Bab 369
Setelah tertegun beberapa saat, Merry akhirnya bereaksi.
Sepertinya, si pria memang tidak berniat mempermasalahkan kejadian itu lagi.
Merry diam-diam turun dari ranjang, lalu pergi ke kamar mandi untuk membasuh diri.
Setelah selesai, waktu sudah melewati setengah jam lebih.
Shayne masih menunggunya di dalam kamar.
Luka di bibirnya sepertinya sudah ditangani seadanya, tidak lagi berdarah.
Hanya saja, dilihat sekilas tetap terasa agak menyeramkan.
Setelah ragu sejenak, Merry lalu berkata, "Luka di bibirmu, perlu panggil dokter lihat nggak? Supaya jangan sampai infeksi."
Luka ini 'kan gigitannya, kalau benar-benar terjadi sesuatu, dia tak bisa lari dari tanggung jawab. Merry merasa dirinya berkewajiban merawat pria itu.
Dia hanya tidak ingin cari masalah untuk dirinya sendiri.
Begitulah Merry meyakinkan dirinya.
Shayne perlahan mengangkat kepala, matanya yang hitam dan penuh kedalaman menatap lurus pada sorot mata wanita yang tampak ragu.
"Nggak perlu." Bibir tipisnya terangkat. "Bukan ma

링크를 복사하려면 클릭하세요
더 많은 재미있는 컨텐츠를 보려면 웹픽을 다운받으세요.
카메라로 스캔하거나 링크를 복사하여 모바일 브라우저에서 여세요.
카메라로 스캔하거나 링크를 복사하여 모바일 브라우저에서 여세요.