Bab 252
Dia mengalami mimpi buruk.
Thalia bermimpi saat dia sedang tidur, tirai jendelanya tiba-tiba dibuka, lalu orang itu terus memotretnya.
Kilatan cahaya itu membuatnya merasa sangat tidak nyaman.
Begitu sadar, Thalia menyadari jika dahinya sudah dipenuhi oleh keringat.
Ponsel yang berada di samping terus berdering tanpa henti, itu adalah panggilan dari Jackry.
Thalia baru menjawab panggilan itu setelah menenangkan dirinya, lalu mendengar Jackry berkata, "Aku datang, jemput kamu. Aku ada, di bawah."
Thalia masih sedikit ketakutan karena mimpi itu.
Hanya saja, hatinya langsung sedikit lebih tenang setelah mendengar suara Jackry.
Dia segera berkata, "Baik, to ... tolong tunggu aku sebentar."
Setelah selesai berganti pakaian dan ingin membuka pintu kamar, tangan Thalia sedikit bergetar.
Dia takut dengan apa yang akan dia lihat setelah membuka pintu ini.
Thalia memutar kenop pintu dengan kuat-kuat sambil memejamkan matanya, kemudian dia mendengar suara dengusan Kimi.
Hati Thalia terasa lebih t

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link