Bab 253
Alisa berkata terlebih dahulu, "Dokter Zavier, apakah pimpinan rumah sakit akhirnya mau menangani hal ini? Akhir-akhir ini departemen juga terdampak karena masalah ini, pihak rumah sakit harus segera bertindak."
Dia menatap Thalia dengan tatapan senang.
Atas dasar apa seorang putri angkat yang memiliki masalah dengan telinganya bisa memiliki kehidupan yang begitu baik? Cepat atau lambat dia akan mendapat balasannya.
Thalia mengabaikan ucapan Alisa, raut wajahnya sedikit memasam saat mengingat ucapan Andre kemarin.
Dia mendongak untuk menatap Zavier, lalu pergi bersamanya.
Tiara menatap Alisa sambil tersenyum tipis. "Alisa, apakah kamu suka jadi penjilat? Majikanmu nggak ada di sini sekarang, untuk apa kamu melakukan pertunjukan hewan?"
Raut wajah Alisa memasam, dia hendak membalas ucapan Tiara. Hanya saja saat melihat Jackry yang berada di samping, dia segera menahan dirinya.
Hanya saja, dia juga ingin membuat Tiara marah. Jadi dia kembali melirik Jackry, lalu mencibir. "Tiara, kamu se

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link