Webfic
Buksan ang Webfix app para sa higit pang kahanga-hangang content

Bab 98

Setelah mengakhiri panggilan, polisi itu menegur dengan tegas, "Tahu nggak kalau tindakan prostitusi itu melanggar hukum!?" "Nggak! Pak, bukan begitu!" Vania mencoba menjelaskan, tetapi seketika tidak bisa berbicara dengan jelas. Dia mengedipkan mata pada pria di sebelahnya yang akhirnya berkata, "Pak, itu kencan buta yang kami atur untuk putri kami." "Kencan buta?" "Benar!" Pria itu menjawab dengan tegas. Vania juga langsung berkata, "Itu benar!" Polisi itu mencibir, "Putrimu berusia sekitar 20-an dan kalian mengatur kencan buta dengan seseorang yang berusia 50-an?" Vania tercekat. Polisi berkata, "Kalian dicurigai melakukan tindakan prostitusi. Tinggallah di sini untuk sementara sampai masalah ini diselidiki secara menyeluruh. Selain itu ...." Polisi itu menatapku dan berkata, "Sekarang kamu boleh pulang. Kamu terlihat kurang sehat, mau kami antar ke rumah sakit?" Aku tanpa sadar menatap Dion. Dion berkata kepada polisi, "Serahkan dia padaku." Aku langsung mengangguk. Polisi ragu sej

Naka-lock na chapters

I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content

I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.