Bab 394 Siapa Sebenarnya Orang di Belakang Raymond?
Dulunya, setiap kali Charles berkata seperti itu, Raymond akan segera pergi tanpa peduli apa pun yang sedang dilakukannya.
Raymond sudah kehilangan ibunya sejak lama. Dia sangat takut membuat kakeknya kecewa.
Namun, kali ini Raymond tidak menurutinya. "Kak, aku memang payah. Di tempat Keluarga Zico ada kamu. Kakek Edo juga tidak akan bilang apa-apa. Begitu saja, aku tutup dulu teleponnya."
"Raymond! Apa kamu sudah gila? Datanglah secepatnya ke tempat Keluarga Zico! Aku ... "
Belum selesai Charles bicara, sudah terdengar suara 'tut ... tut ... tut ...' dari dalam ponsel.
Wajah Charles seketika menjadi kaku. Dia tidak pernah berpikir bahwa pada saat seperti ini, adiknya tidak menuruti ucapannya, padahal dia sudah membawa-bawa nama Kakek.
Charles menggenggam erat ponselnya.
Anggota Keluarga Zico datang mendekat, yang berjalan di depan adalah Tuan Besar Edo. Dia menatap Charles, lalu berkata dengan suara yang rendah, "Raymond tidak datang?"
"Kakek Edo, dia sepertinya benar-benar kelelahan

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link