Bab 395 Honton Muncul di Dunia, Bagaimana Mungkin?!
Pada saat yang sama, setelah mematikan ponselnya, Raymond segera menoleh.
Yandi bertanya, "Kak Raymond, kita tidak jadi pergi?"
"Tidak, yang paling aman adalah berada di dekat Kak Elisa," jawab Raymond yang akhirnya mengerti.
Yandi bertanya lagi, "Hah? Lalu bagaimana dengan aku?"
"Kamu pulang saja," jawab Raymond. Sambil melihat langit yang hampir gelap, Raymond berkata lagi, "Pasti kakakku akan pergi ke rumahmu untuk mencariku. Katakan saja kalau kamu juga tidak tahu aku pergi ke mana."
Yandi berujar dengan ragu-ragu, "Tapi Paman Yosef sudah melihatmu hari ini."
"Dia sibuk mengurusi Nita, dia tidak akan ada niat untuk menghubungiku," kata Raymond yang tiba-tiba menjadi terlihat sangat cerdas. "Tolong parkirkan mobil di apartemenku, lalu kamu pulang naik taksi. Jangan buang-buang waktu lagi!" seru Raymond.
Yandi juga tahu bahwa waktunya sangat terbatas. Dia mengangguk setelah mendengar hal itu, lalu berujar, "Baiklah, serahkan padaku."
Tidak bisa dipungkiri, Raymond memang sangat menge

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link