Bab 74
Shayne menatap wajah Merry yang samar-samar memancarkan ketajaman, lalu tiba-tiba berkata, "Karena kamu sudah berhasil mengatasi krisis ini, kenapa masih harus sekeras itu?"
Merry menatap langsung ke mata Shayne. "Menurutmu, aku sengaja mempersulit Nona Sofie?"
Shayne menatapnya dengan sorot mata yang dalam, tanpa menjawab.
Namun Merry tahu, itu artinya dia membenarkan.
Merry tersenyum tipis. "Pak Shayne mungkin berpikir aku sebenarnya sangat menguasai bahasa Negara Cervia, makanya bisa menyelesaikan krisis ini dengan sempurna .... Kalau masalahnya bisa diatasi semudah itu, buat apa menyulitkan Nona Sofie, bukankah begitu?"
Tatapan Shayne tetap dalam. "Bukankah memang begitu?"
Nada suara Merry terdengar tenang dan datar, "Aku bisa beri tahu Pak Shayne, aku sama sekali nggak mengerti bahasa Negara Cervia."
"Kamu nggak mengerti bahasa Negara Cervia?" Shayne tampak kurang percaya.
"Ya." Ujung bibir Merry terangkat membentuk senyuman tanpa kehangatan. "Walau aku nggak mengerti bahasa Negar

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link