Bab 755
Mobil itu berjalan mengitari setengah gunung. Setelah tiba, Zahra turun dan berjalan sambil memegang payung ke sebuah rumah tua berlantai dua.
Dwayne membaringkan Reva di tempat tidur. Wanita itu tidak sadarkan diri dan bibirnya tampak menghitam. Dua orang dokter berdiri di sampingnya, mengambil darah untuk dites.
"Untuk sementara jangan biarkan dia mati. Nona Zahra mau mengetahui kondisi tubuh wanita ini." Quincy berjalan mendekat dan membisikkan perintah.
Para dokter mengangguk.
Zahra menutup hidungnya dengan sapu tangan, berdiri jauh di dekat jendela.
Tidak lama kemudian, salah satu dokter datang dengan hasil tes darah dan tampak agak terkejut. "Nona Zahra, darah Nyonya Reva ternyata tipe RH negatif yang langka, sama dengan Nona ... "
Quincy tertegun.
Zahra menjauhkan sapu tangannya, memperlihatkan wajahnya yang agak pucat.
Tidak lama kemudian, bibirnya yang tipis melengkung naik. Matanya berkilat-kilat seolah ada yang dia pikirkan.
Gadis itu menyipitkan mata sambil menyentuh nadi d

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link