Webfic
Buksan ang Webfix app para sa higit pang kahanga-hangang content

Bab 48

Felix membantunya duduk di kursi, lalu bertanya, "Masih bisa berjalan?" "Menurutmu?" Cindy menatapnya kesal. Pria ini benar-benar lurus seperti batang besi, bahkan di saat seperti ini pun tetap tidak tahu cara mengucapkan sesuatu yang enak didengar. Namun, ketika Felix mengulurkan tangannya dan dengan lembut memijat pergelangan kakinya yang terkilir, Cindy merasa kehangatan dan rasa nyaman perlahan menyebar ke seluruh tubuhnya. Dia diam-diam melirik wajah serius Felix dari samping dan hatinya tanpa sadar dipenuhi oleh rasa manis. Rasanya berada dalam genggaman tangan Felix, sungguh menyenangkan .... "Masih sakit?" tanya Felix sambil menengadah. "Ya ... sudah jauh lebih baik." Cindy mengalihkan pandangan dengan sedikit malu dan berkata pelan, "Kalau begitu mari kita pulang." "Baik." Felix mengangguk, lalu berjalan perlahan bersama Cindy. Cindy perlahan menyandarkan kepalanya di bahu Felix, kemudian setengah tubuhnya pun ikut bersandar, seolah berharap Felix akan memberinya pelukan yang

Naka-lock na chapters

I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content

I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.