Webfic
Buksan ang Webfix app para sa higit pang kahanga-hangang content

Bab 49

Felix menyeringai dingin. "Yang penting tembakanku lebih akurat dan kecepatanku lebih cepat darimu. Adapun dunk? Percaya atau nggak, aku bisa melompat di atas kepalamu lalu melakukan dunk keras?" Zurvian seketika pucat karena marah! Chella segera membela Zurvian. "Lelucon. Kamu bisa lebih akurat dari Zurvian? Zurvian nanti akan jadi pemain basket profesional. Coba bercermin dulu, kamu berani membandingkan diri dengannya?" Chella sudah lama mengetahui ketegangan antara Zurvian dan Felix, sehingga tutur katanya saat berbicara pun sangat tajam dan tidak sopan. Ridvano menyindir. "Kak Chella, buat apa berdebat dengan orang seperti itu? Aku rasa dia bahkan nggak tahu cara menggiring bola dengan benar." Ucapan itu memicu tawa lirih para mahasiswi di kamar. Wajah Raphael tampak tidak senang. Sikap meremehkan orang seperti itu benar-benar membuatnya kesal. Dia berdehem pelan dan bertanya. "Tampaknya kamu sangat percaya diri dengan kemampuan basketmu?" Felix sama sekali tidak peduli dengan sind

Naka-lock na chapters

I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content

I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.