Webfic
Buksan ang Webfix app para sa higit pang kahanga-hangang content

Bab 129 Hardy, Kamu Begitu Kekanak-kanakan?

Hardy yang berada di rumah sakit terus memperhatikan ponselnya. Dia berharap Susan akan mengiriminya pesan. Seiring berjalannya waktu, Susan masih belum mengirim pesan satu pesan pun. Hardy seakan-akan terlupakan di rumah sakit. Tiga hari terakhir ini bagaikan mimpi. Begitu mimpi berakhir, orangnya juga sudah pergi. Hardy menutupi wajahnya. Semuanya terasa tidak nyata. Dia merasa dia masih belum bercerai dengan Susan. Berada di rumah sakit juga bukanlah hal yang nyata. Saat itu, ponselnya berdering. Hardy terhenyak. Dia mengambil ponselnya. Ternyata, itu telepon dari Andri. Suara Hardy serak. "Apa dia menerima Cheria?" "Aku lihat Nyonya bawa Cheria ke dalam rumah. Seharusnya, dia sudah menerima Cheria. Semua perhiasan juga sudah dibawa masuk," jawab Andri dengan jujur. Kegelisahan di hati Hardy pun sirna. Asalkan Susan bersedia menerima Cheria, semuanya akan baik-baik saja. Hardy tidak bisa menahan diri dan bertanya dengan penuh harap, "Apa dia mengatakan sesuatu?" Andri berkata, "Ngga

Naka-lock na chapters

I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content

I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.