Webfic
Buksan ang Webfix app para sa higit pang kahanga-hangang content

Bab 90

Pria berambut merah itu tak bisa menahan amarahnya. "Kayaknya aku? Kamu tahu nggak kamu udah ngapain? Kamu kerja apa sih? Kontrak ini beneran kamu periksa nggak?" "Waktu periksa pakai otak nggak sih?" Pria berambut merah langsung melontarkan kata-kata pedas. Dia menghujat Stella habis-habisan. Dia tidak memedulikannya. Stella membolak-balik kontrak itu dengan. "Ini memang aku yang periksa, tapi bukan versi final. Versi final masih ada di komputernya, aku rencananya mau minta Bu Mimi tanda tangan pagi ini." "Jadi, bukan aku yang bawa kontrak ini ke Bu Mimi buat tanda tangan." Stella cepat-cepat cek kontrak itu. Ada beberapa kesalahan jelas yang dia tandai dan perbaiki kemarin, tapi di kontrak ini nggak ada. Pria berambut merah naik pitam. "Jadi, kamu bilang aku menuduh kamu? Aku nggak peduli siapa yang periksa. Sekarang, kontrak ini sudah dikirim ke klien, sekarang gimana nih?" Mimi datang tepat saat itu. Baru keluar dari lift, dia sudah dengar keributan. Dia melewati di antara dua oran

Naka-lock na chapters

I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content

I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.