Bab 14
Namun pada akhirnya, Reza tetap harus menelan kekecewaan.
Orang yang berdiri di depan pintu bukanlah Nara, melainkan seorang staf dari sebuah lembaga amal.
Pria itu tersenyum sopan. "Maaf mengganggu, apakah Anda pacar Nara Lintang?"
Reza mengernyit, kebingungan. "Ada apa?"
Staf tersebut melanjutkan, "Begini, beberapa waktu lalu Nona Nara menyumbangkan perhiasan dan barang-barang bernilai tinggi kepada kami. Total nilainya mencapai miliaran. Kami datang khusus untuk menyampaikan rasa terima kasih."
Tanpa menyadari perubahan drastis di wajah Reza, staf itu terus berbicara, "Namun, di antara barang donasi Nona Nara, kami menemukan sebuah cincin. Sepertinya buatan tangan, bukan perhiasan komersial. Ada juga sepucuk surat yang disertakan. Kemungkinan surat pribadi. Kami nggak membukanya."
"Kemungkinan Nona Nara nggak sengaja memasukkannya, jadi kami mengembalikannya secara khusus."
Staf itu menyerahkan barang tersebut dan bersiap pamit.
Namun Reza tiba-tiba meraih pergelangan tangannya, seo

Locked chapters
Download the Webfic App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link