Bab 36
Lalu ....
Dia mengangkat tangan, menarik Olivia dari genggaman Javier ke belakang tubuhnya, tatapan dingin meliriknya sebentar.
"Bicara pakai mulut saja, jangan main tangan."
Apalagi, terhadap orangnya.
Javier sampai bengong melihat reaksi itu, melihat Olivia, lalu melihat sahabatnya, rasanya ingin teriak sejadi-jadinya!
"Bu Olivia bukan pacarmu, perlulah bereaksinya sebesar itu?"
"Keluar."
"..."
"Aku akan telepon ayahmu, biar dia langsung datang dan bawa kamu pergi."
Javier buru-buru mohon ampun, "Jangan, aku pergi! Aku pergi sekarang juga!"
Setelah itu, dia langsung lenyap dari kantor CEO.
Olivia berkedip, lalu menengadah menatap Marcello, "Apakah reaksimu barusan akan membuat Tuan Muda Javier curiga dengan hubungan kita?"
"Nggak."
Karena Javier sama sekali tidak percaya dia punya pacar.
Melihat Olivia tampak lega, Marcello langsung menunduk dan memeluknya dengan erat. condong mendekat, "Kamu sembunyikan hubungan kita, apakah benar hanya karena takut orang mengatakan sesuatu di belak

Haga clic para copiar el enlace
Descarga la aplicación Webfic para desbloquear contenido aún más emocionante
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil
Encienda la cámara del teléfono para escanear directamente, o copie el enlace y ábralo en su navegador móvil