Webfic
Buka aplikasi Webfix untuk membaca lebih banyak konten yang luar biasa

Bab 21

Kegelisahan Pandu makin terlihat jelas, telapak tangannya bahkan sedikit berkeringat. Setelah menunggu lama, tetap tidak ada yang membuka pintu. Pandu merasa sangat gelisah dan refleks meraih pintu. Namun, dia terkejut sekali saat mendapati bahwa pintu itu terkunci rapat dan sama sekali tidak bisa dibuka. Sebuah papan tulis kecil di sebelah pintu menunjukkan bahwa hari ini penginapan tutup. Awalnya, Pandu mengira papan itu memberitahunya bahwa Anita sedang menunggu untuk bertemu dengannya, jadi wanita itu sengaja memasang tanda yang menyatakan bahwa penginapannya tutup dan tidak menerima tamu. Ternyata Anita justru menolak bertemu dengan Pandu. Pandu akhirnya mengerti bahwa Anita telah menipunya. Wanita itu bahkan tidak pernah mempertimbangkan untuk bertemu dengannya. Anita ingin menggunakan cara ini untuk menolak Pandu. Semuanya seolah mengatakan kepada Pandu bahwa Anita tidak berniat memaafkannya. Pandu menatap penginapan itu dengan syok. Dia dan Anita pernah membicarakan tentang mem

Klik untuk menyalin tautan

Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik

Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda

© Webfic, hak cipta dilindungi Undang-undang

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.