Bab 9
Anita memegang kartu identitas sementaranya dengan erat saat mobil yang dia tumpangi melaju menuju bandara.
Begitu pesawat lepas landas, dia tahu bahwa segalanya sudah berakhir.
Setelah mendarat di Negara Farlan, Anita akan memiliki identitas baru. Dia bukan lagi istri Pandu, melainkan seorang pemilik penginapan di pesisir pantai Negara Farlan yang tenang.
Namun, pada saat yang bersamaan, Pandu yang berada di Kota Damasra hampir kehilangan akal sehatnya.
Waktu berputar kembali ke beberapa jam yang lalu.
Setelah mengantar Julia pulang, wanita itu tetap merangkulnya, enggan melepaskannya.
"Pandu, kamu sudah sampai di sini, apa kamu nggak mau mampir sebentar?" tanya Julia dengan manja.
Ketika mengatakan ini, ujung jarinya membuat gerakan melingkar yang menggoda di telapak tangan Pandu.
Pandu merasa sedikit ragu. Entah mengapa ada perasaan gelisah yang mendadak muncul di lubuk hatinya.
"Aku nggak akan mampir. Kamu pulanglah, aku harus kembali untuk menemani Anita," balas Pandu.
Pria itu me

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda