Bab 16
Ruang bawah tanah bergema dengan isak tangis penyesalan Davin dan Marisa.
Mereka berlutut di lantai sambil menangis tak terkendali, hingga keduanya pingsan dan dibawa ke rumah sakit.
Ericko sudah menyaksikan dengan dingin dari pinggir lapangan sepanjang waktu.
Liana telah menebus kesalahan yang telah dilakukannya kepada Natasha dan juga telah menebus hutang Davin serta Marisa kepada Natasha.
Namun, hutang yang Ericko miliki kepada Natasha, meskipun ingin menebusnya, wanita itu telah meninggalkannya.
Ericko mencubit matanya yang sakit, tatapannya semakin gelap.
Tidak, dia tidak akan membiarkannya!
Natasha hanya bisa menjadi miliknya.
Natasha hanya bisa berada di sisinya!
Kalaupun harus menggali sedalam tiga kaki ke dalam tanah, membalikkan seluruh bumi, Ericko harus menemukannya!
...
Sementara itu, di belahan dunia lain, Natasha duduk di meja makan, memperhatikan pria di depannya yang sibuk menyajikan makanan.
"Ayo, Tasha, makan supnya. Aku sudah memasaknya selama dua jam."
"Dagingnya s

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda